Assalamu'alaikum, Konnichiwa, Annyeong Haseo \(^_^)/ Welcome To Monchan's World, Hope U will find what U looking for, Happy reading!!!
Tampilkan postingan dengan label History. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label History. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juli 2013

[INFO KULINER] Beginilah Sejarah Bento, Nasi Kotak Asal Jepang!

Beginilah Sejarah Bento, Nasi Kotak Asal Jepang!

DREAMERSRADIO.COM - Membawa bekal makanan saat berpergian keluar rumah adalah kebiasaan yang hemat dan praktis. Di Jepang, bekal yang dibawa dalam kotak kayu tersebut dinamakan Bento. Bentopun saat ini menjadi popular tidak hanya di negara asalnya.

Sabtu, 11 Mei 2013

[INFO] Legenda Urban Paling Ditakuti Di Jepang!

Legenda Urban Paling Ditakuti Di Jepang

Kapanlagi.com - Setiap negara memiliki legenda urbannya masing-masing. Indonesia dengan cerita jelangkung dan kuntilanaknya, Amerika dengan Bloody Mary-nya, dan masih banyak lagi cerita-cerita menyeramkan yang beredar secara turun-temurun.

Jepang juga terkenal memiliki legenda urban yang menyeramkan. Mulai dari sosok hantu yang ingin balas dendam, tempat-tempat angker, puisi kematian, hingga makhluk yang menyeramkan.

Berikut ini adalah beberapa kisah legenda urban dari Jepang yang masih populer hingga kini. Berani membacanya?

Jumat, 01 Maret 2013

[INFO] Hari Gerakan Kemerdekaan Samil / Samil Jeol / Hari Gerakan 1 Maret


Ada yang tahu, apa yang orang Korea Selatan rayakan di tanggal 1 Maret?


Di Korea Selatan, tanggal 1 Maret diketahui sebagai Hari Gerakan 1 Maret atau Hari Gerakan Kemerdekaan Samil (3.1절, Samil Jeol, 3.1 Jeol). Karena jatuh pada tanggal 1 Maret, maka dari itu di namakan Sam (tiga, maksudnya bulan ke 3) Il (satu, maskudnya tanggal 1). Kadang-kadang disebut sebagai Demonstrasi Manse (Hangul : 만세운동; Hanja : 萬歲運動; RR : Manse Undong).

Di hari ini, warga Korea Selatan memperingati Gerakan 1 Maret di tahun 1919. Peringatan Gerakan Samil (Gerakan 1 Maret) terjadi untuk memprotes kolonisasi Jepang.  Pada tanggal 1 Maret tahun itu, 33 mahasiswa berkebangsaan Korea memproklamasikan kemerdekaan negara mereka di Seoul. Ini dimulainya protes nasional warga sipil dan merupakan katalisator untuk pembentukan Pemerintahan Sementara Republik Korea (13 April 1919). Pembacaan deklarasi dilangsungkan dalam upacara khusus di Taman Tapgol, Seoul, tempat deklarasi kemerdekaan pertama kali dibacakan di muka umumbwonchel.blogspot.com


Minggu, 30 September 2012

[INFO] Chuseok (추석) - Korean Thanksgiving Day

Annyeong Haseo, Chingu (^_^)/


Kali ini, Monchan ingin berbagi info tentang "Korean Thanksgiving Day" atau yang disebut Chuseok. Chuseok (추석) adalah liburan terbesar dan paling penting di Korea. Ini adalah saat ketika anggota keluarga dari jauh dan dekat datang bersama-sama untuk berbagi makanan dan cerita dan bersyukur kepada nenek moyang mereka untuk hasil panen yang melimpah. Chuseok atau ditulis sebagai Chusok (Hari bulan purnama) adalah hari libur resmi di Korea yang dirayakan secara besar-besaran pada bulan ke-8, hari ke-15 kalender lunar. Perayaan ini berupa pesta makan untuk mengucapkan terima kasih atas keberhasilan panen, sehingga juga disebut juga sebagai Hari Panen, Festival Bulan Musim Panen, atau Hangawi ("han" = "raya", "gawi" = "tengah", "hari besar di tengah-tengah musim gugur".

Pada 2012, Hari Chuseok jatuh pada tanggal 30 September, namun liburan dinikmati untuk total tiga hari (29 September-1 Oktober). Pada dasarnya, Chuseok adalah kesempatan utama untuk pergi jalan-jalan dari kota-kota besar karena banyak orang Korea kembali ke kampung halaman mereka di pedesaan, meninggalkan atraksi kota yang relatif bebas dari keramaian. Pengunjung perlu mencatat, bagaimanapun, bahwa banyak tempat (terutama toko-toko dan restoran) mungkin tutup pada hari Chuseok atau selama periode liburan Chuseok.

Sebelum kita masuk ke acara Chuseok, mari kita lihat lebih dekat apa artinya Chuseok bagi Korea.

SEJARAH
Hangawi sudah dikenal sejak periode awal Kerajaan Silla (57 SM - 935) dalam bentuk perlombaan menenun antara dua tim. Pada hari Hangawi, tim dengan hasil tenunan yang paling panjang dinyatakan sebagai pemenang, sedangkan tim yang kalah harus mentraktir tim yang menang dengan berbagai macam makanan yang enak-enak.

Chuseok (Hangawi)
Chuseok adalah salah satu dari tiga liburan terbesar Korea, bersama dengan Seollal (Hari Tahun Baru) dan Dano (hari ke 5 bulan ke-5 tahun Lunar) dan juga disebut sebagai Hangawi (한가위), yang berarti "Ide Agustus" (15 Agustus menurut kalender Lunar). Hangawi / Chuseok adalah hari di mana Korea, yang merupakan orang agraria di sebagian besar sejarah, mengucapkan terima kasih kepada nenek moyang mereka untuk panen tahun ini, dan berbagi kelimpahan mereka dengan keluarga dan teman-teman.

Meskipun asal-muasal dari Chuseok masih tidak jelas, namun tradisi dapat ditelusuri kembali ke praktik keagamaan kuno yang berpusat di sekitar bulan. Kehadiran matahari dianggap rutinitas, tetapi bulan purnama yang datang sebulan sekali dianggap sebagai acara khusus dan bermakna. Oleh karena itu, perayaan panen terjadi pada hari itu, terang bulan purnama atau 15 Agustus pada sistem kalender lunar.

TRADISI CHUSEOK

Di zaman sekarang, perayaan Chuseok merupakan kesempatan orang Korea untuk pulang ke kampung halaman untuk mengunjungi altar leluhur. Di pagi hari, orang Korea melakukan penghormatan terhadap arwah leluhur dalam bentuk ziarah ke makam untuk merapikan tanaman dan tanah sekitar makam. Arwah leluhur juga disuguhi makanan, buah-buahan dan minuman. Hasil panen tahun itu juga ikut dipersembahkan kepada arwah leluhur.

Perayaan Chuseok juga merupakan kesempatan untuk berterima kasih kepada arwah leluhur. Makanan istimewa liburan Chuseok adalah kue Songpyeon (송편) dari tepung beras diisi kacang atau wijen. Malam sebelum Chuseok, semua anggota keluarga akan duduk bersama membuat songpyeon sambil melihat bulan.

Khususnya, bujangan dan perawan mencoba membuat songpyeon yang sebagus mungkin karena percaya dengan begitu mereka akan mendapatkan pasangan yang cantik atau tampan. Pada hari Chuseok, orang-orang akan saling berbagai makanan dan minuman keras, dan bermain permainan tradisional. Di samping songpyeon, berbagai hasil kebun dan pertanian yang baru dipanen memenuhi meja makan, antara lain wijen, kedelai, kacang merah, chestnut, dan kurma cina. Permainan dan kesenian tradisional diadakan beramai-ramai dan meriah, seperti sonori (permainan sapi), geobuknori (permainan kura-kura), ganggangsullae (tarian melingkar) dan ssireum (bergulat).

 Kebiasaan Chuseok
Pada pagi hari di Hari Chuseok, Songpyeon (sejenis kue beras Korea) dan makanan disiapkan dengan panen segar tahun ini untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada nenek moyang melalui Charye (altar persembahan nenek moyang). Setelah Charye, keluarga mengunjungi makam leluhur mereka dan terlibat dalam Beolcho, ritual membersihkan rumput liar yang mungkin telah tumbuh di atas gundukan pemakaman. Setelah senja, keluarga dan teman-teman berjalan-jalan dan menatap keindahan bulan panen penuh atau bermain permainan rakyat seperti Ganggangsullae (tari lingkaran Korea).

Karena Chuseok adalah festival panen, sehingga semua petani menikmati hasil panen mereka. mereka makan bersama-sama. Kemudian, sehari sebelum Chuseok, biasanya mereka datang untuk membersihkan makam leluhur mereka. Mereka menyebutnya beolcho (벌초).

Di zaman modern, seperti sekarang, tradisi telah sedikit berubah. Semua orang yang tinggal jauh dari kampung halaman mereka, mereka akan kembali ke kampung halaman mereka. Dikarenakan mereka, kemacetan lalu lintas di mana-mana. jalan penuh mobil, mereka ingin merayakan Chuseok dengan keluarga besar mereka dikampung halaman.

Ketika hari Chuseok, semua keluarga mengenakan pakaian baru mereka dan bahkan sepatu baru. Para gadis mempersiapkan ritual untuk leluhur, seperti beras, minuman keras kue dan buah. Selanjutnya, mereka mempersiapkan meja yang penuh dengan makanan. Tapi kita harus memasukkannya dengan mengikuti beberapa aturan. Pertama, menempatkan buah di baris pertama. Kedua makanan kering dan berbagai macam sayuran di baris kedua. Ketiga, piring makanan yang ditumis/digoreng di baris ketiga. Selanjutnya hidangan daging, di baris kelima akhirnya ada semangkuk nasi dan sup.

  • Charye (altar persembahan nenek moyang)
Pada pagi Chuseok, anggota keluarga berkumpul di rumah mereka untuk mengadakan upacara peringatan (disebut Charye, 차례) untuk menghormati nenek moyang mereka. Upacara Resmi Charye diadakan dua kali setahun: selama Seollal (Hari Tahun Baru Imlek) dan Chuseok. Perbedaan antara kedua upacara ini adalah bahwa selama Seollal makanan perwakilan utama adalah Tteokguk putih, sup kue beras, sedangkan selama Chuseok makanan perwakilan utama adalah padi yang baru dipanen. Setelah upacara, anggota keluarga duduk bersama di meja makan untuk menikmati makanan lezat yang melambangkan berkat mereka.

  • Beolcho (membersihkan rumput liar di sekitar kuburan) dan Seongmyo (mengunjungi makam leluhur)
Mengunjungi makam leluhur selama Chuseok dikenal sebagai Seongmyo (성묘). Selama kunjungan ini, anggota keluarga membuang rumput liar yang tumbuh di sekitar kuburan di musim panas, sebuah kegiatan yang disebut Beolcho (벌초). Kebiasaan ini dianggap sebagai tugas dan ekspresi pengabdian dan menghormati satu keluarga. Pada akhir pekan, sekitar satu bulan sebelum liburan Chuseok, jalan raya Korea menjadi sangat padat dengan keluarga yang mengunjungi makam leluhur mereka untuk memenuhi tugas-tugas keluarga mereka. Kuburan tersebut kemudian dikunjungi lagi selama Chuseok.

  • Ssireum (Gulat ala Korea)
Secara tradisional, selama liburan Chuseok orang-orang terkuat di setiap desa berkumpul bersama untuk mengadakan kompetisi gulat. Selama pertandingan, dua pesaing saling berhadapan di tengah-tengah pasir melingkar yang dikelilingi oleh penonton. Pegulat terakhir pergi berdiri setelah serangkaian kompetisi dan  dianggap sebagai pemenang dan diberi nama laki-laki desa terkuat, mengambil kapas rumah, beras, atau seekor anak sapi sebagai hadiahnya. Hari ini, kompetisi Ssireum (씨름, Gulat Korea) diadakan sekitar waktu saat Chuseok untuk menentukan orang terkuat di Korea, tetapi kompetisi itu tidak sebesar bagian dari perayaan seperti dahulu.

  • Gang-gang-suwollae (강-강-수월래 / Tarian Melingkar Korea)
Dalam tarian ini, para perempuan mengenakan Hanbok (pakaian tradisional Korea) bergandengan tangan membentuk lingkaran dan bernyanyi bersama. Kembali ke masa Dinasti Joseon (1392-1910) ketika tentara Korea menggunakan para wanita muda dari desa untuk berpakaian seragam militer dan meminta mereka melingkari gunung-gunung untuk membuat pasukan musuh berpikir militer Korea lebih besar jumlahnya dari yang sebenarnya. Tentara Korea menikmati banyak kemenangan berkat bagian dari taktik untuk menakut-nakuti ini. Para perempuan menari di bawah sinar bulan purnama dan bersama-sama berpegangan tangan, sambil bernyanyi “Gang-gang-suwollae”.


  • Juldarigi( 줄다리기) atau kita menyebutnya "Tarik Tambang"

Ini adalah kompetisi bersaing dengan kekuatan yang dimiliki di antara warga desa secara keseluruhan.


  • Chuseokbim (Pakaian Chuseok)
Selama Chuseok, semua orang di rumah tangga membeli dan memakai baju baru, biasanya hanbok (baju tradisional Korea). Kebiasaan ini dikenal sebagai Chuseokbim, dan masih dipraktekkan sampai saat ini. Sekarang-sekarang ini, bagaimanapun, kebanyakan keluarga membeli pakaian dari department store atau toko butik daripada membuat hanbok sendiri. Mengenakan pakaian baru, keluarga dan kerabat siap untuk merayakan Chuseok.

Chuseok Food
Chuseok adalah merayakan kekayaan musim panen dengan buah dan biji-bijian yang berlimpah. Menggunakan biji-bijian yang baru dipanen, orang membuat nasi kukus, kue beras, dan minuman keras.

  • Songpyeon
Songpyeon (송편) adalah salah satu makanan khas Chuseok. Kue beras ini dibuat dengan tepung beras yang diremas menjadi ukuran yang sedikit lebih kecil dari bola golf, dan kemudian diisi dengan biji wijen, kacang, kacang merah, kastanye, atau bahan-bahan bergizi lainnya. Ketika mengukus songpyeon, kue beras dilapisi dengan jarum pinus untuk menambah aroma menyegarkan dari pinus. Pada malam Chuseok, seluruh keluarga berkumpul bersama-sama untuk membuat songpyeon di bawah terang bulan. Anekdot Korea tua mengatakan bahwa orang yang membuat songpyeon yang indah akan bertemu dengan pasangan yang baik atau melahirkan bayi yang cantik. Hal ini tidak mengherankan bahwa semua anggota keluarga yang single mencoba yang terbaik untuk membuat songpyeon yang paling indah!


  • Toran-tang (토란탕)

Toran-tang berarti telur dari bumi. Makanan ini kaya akan vitamin. Juga, baik untuk pencernaan setelah hari Chuseok. Karena biasanya kita makan banyak saat Chuseok.


  • Songi-sanjeok (송이 산적)

Musim gugur berarti musim terbaik bagi jamur untuk tumbuh. Sehingga, makan Korea banyak jamur karena sangat bergizi dan beberapa dari mereka ada yang langka. Songi-sanjeok adalah kombinasi dari jamur songi dan juga daging sapi.


  • Dakjjim (닭찜)

Ini adalah ayam kukus. Terbuat dari ayam, saus jahe, kacang kedelai dan cabai merah. Setelah kita merebus semua bahan, kita merebusnya dalam panci.


  • Nurumi (누루미)

Ini seperti pencampuran semua bahan bersama-sama dengan telur kemudian digoreng. Bahan tergantung pada apa yang kita inginkan. Biasanya, makanan Korea dengan daging sapi, seafood tahu, jamur, daun bawang.

  • Shindo-ju (신도주) (Minuman Keras)
Unsur utama lain dari Chuseok adalah minuman keras tradisional yang disebut Baekju (백주, anggur putih). Liburan adalah waktu bersyukur dan kemurahan hati dan minum adalah cara di mana banyak orang Korea menunjukkan kemurahan hati mereka dan kasih sayang untuk rekan senegara mereka. Shindo-ju adalah minuman keras tradisional Korea, terbuat dari beras. Ini simillar dengan Makgeolli tetapi membutuhkan lebih banyak waktu untuk fermentasi-nya.


 Rekomendasi Tempat Yang Dapat Di Kunjungi Pada Saat Liburan Chuseok
Selama Chuseok, situs budaya, termasuk istana kuno di Seoul, Korean Folk Village dan Hanok Namsangol Desa tuan rumah acara liburan khusus bagi para pengunjung. Tahun ini, Korean Folk Village dan Namsangol Hanok Village akan mengadakan permainan rakyat dan pertunjukan tradisional. Keempat istana besar kuno di Seoul (Gyeongbokgung Palace, Istana Changgyeonggung, Changdeokgung Palace, dan Istana Deoksugung) serta Jongmyo Shrine juga akan mengadakan program libur khusus Chuseok. Selain itu, dari 29 September sampai Oktober 1, istana, kuil dan Joseon Royal Tombs akan menawarkan tiket masuk gratis kepada pengunjung dalam hanbok.

Jika kalian ingin lebih tahu tentang makna Chuseok, kunjungi Korean Folk Village untuk program khusus liburan mereka , termasuk pemeragaan adat istiadat Chuseok dan ritual leluhur, pembuatan songpyeon, nongak (musik petani), ketat-tali berjalan, dan seni bela diri di atas kuda. Selain itu, Tourist Information Center (TIC) pada tingkat basement dari Kantor Pusat Organisasi Pariwisata Korea, Cheonggyecheon Plaza, dan Children’s Grand Park juga akan mengadakan acara liburan khusus Chuseok.



* Oke, Chingu cukup sekian penjelasan tentang Chuseok, moga bermanfaat y ^_^ !!!

HAPPY CHUSEOK DAY


Source :

Indo Trans & Written By. Monchan @bwonchel.blogspot.com

TAKE OUT WITH FULL CREDIT!!!

Jumat, 18 Mei 2012

[INFO] Tradisi Gembok Cinta di Korea Selatan

Jika Anda berlibur ke Seoul, Korea Selatan, sempatkanlah datang ke tempat ini, N Seoul Tower di kawasan Namsan Park. Suasana yang tenang, pepohonan rindang, udara bersih, serta pemandangan kota Seoul dari ketinggian dapat menyejukkan hati Anda.

Selain N Seoul Tower, ada satu lagi daya pikat dari menara yang sangat tinggi ini, yaitu Gembok Cinta. Apa sih gembok cinta itu? Kok pakai gembok segala?

Mungkin seperti itulah pertanyaan-pertanyaan orang saat mendengar kata gembok cinta. Gembok cinta adalah gembok biasa yang dipasang di beberapa sudut N Seoul Tower yang telah disediakan. Gembok ini dipercaya sebagai lambang cinta sepasang kekasih.

Menurut Korea Times, tradisi memasang gembok cinta ini dimulai oleh sepasang kekasih yang terinspirasi hal serupa di Menara Tokyo. Selain itu, ada pasangan selebriti di sana yang mengikat janji di tempat ini dengan cara memasang gembok dan kuncinya langsung dilempar jauh dari atas menara. Kejadian ini pernah ditayangkan dalam acara 'We Got Married', sehingga mengundang pasangan kekasih lain berbondong-bondong melakukan hal yang sama. Kemudian hal tersebut dijadikan sebuah tradisi yang bernama love lock atau gembok cinta. so sweeet! Tradisi ini juga diabadikan di film Thailand, 'Hello Stranger'.

Konon katanya jika sudah memasang gembok dengan nama pasangan kita, maka pasangan tersebut akan awet untuk selamanya. Saya sarankan sih kalau ke sini jika sudah bersuami-istri, karena kalau masih pacaran bisa jadi ketika putus, maka gembok itu pun juga harus dibuka, hahaha…

Saat melihatnya langsung, ternyata ada banyak sekali gembok cinta di tempat ini. Jenis gemboknya pun bermacam-macam. Ada yang besar, kecil, gambar hati, borgol, dengan berbagai tulisan yang berisi tentang harapan dan cita-cita. Ada juga yang bahkan sampai menggunakan rantai sepeda. Mungkin biar lebih awet kali ya?

Selain menulis nama, kebanyakan pasangan menuliskan keinginan-keinginan mereka. Sayang, kebanyakan ditulis dalam bahasa Korea, sehingga saya tidak mengerti apa arti tulisan di gembok itu. Hanya beberapa yang ditulis dalam bahasa Inggris yang bisa dimengerti.

Untuk yang tertarik memasang gembok cinta, toko souvenir di tempat ini sudah menyediakannya. Dua pasang gembok dijual dengan harga 8 ribu Won (Rp 64 ribu). Selain membeli, Anda juga bisa mempersiapkannya sendiri dari Jakarta, sehingga bisa lebih irit.

Bagaimana, tertarik datang ke 'Gembok Cinta'?


(eny/eny)

http://wolipop.detik.com/read/2011/06/10/125350/1657512/1187/romantisnya-gembok-cinta-di-n-seoul-tower

TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

[INFO] Yang Unik Tentang Korea Selatan

Semakin berkembangnya kegemaran masyarakat Indonesia terhadap segala sesuatu yang berbau Korea Selatan sejak datangnya drama-drama dan musik Korea membuat para penggemar negara satu ini penasaran untuk menilik lebih jauh bagaimana kehidupan dan budaya orang Korea itu sendiri. Apalagi melihat kebiasaan masyarakat Korea yang digambarkan di kisah drama membuat sedikit banyak kita mulai mengenali kebiasaan mereka, namun ada beberapa kebiasaan yang belum kita ketahui kenapa dan bagaimana. Berikut beberapa hal dan kebiasaan unik masyarakat Korea Selatan.

1. Jimjibang – Pemandian Sauna Korea
Jimjilbang (dalam bahasa Korea ditulis???) adalah tempat sauna yang sangat terkenal di Korea Selatan. Orang memakai celana katun dan kaos oblong kemudian masuk dari satu ruangan ke ruangan lainnya yang berisi ruangan berbatu yang mengeluarkan panas. Terdapat jimjibang yang besar lengkap dengan berbagai sarana pemanjaan diri seperti kafetaria, ruang pijat, salon kuku, fasilitas internet, pusat kebugaran dan buka selama satu hari penuh. Jimjibang sangat terkenal diberbagai kalangan baik yang tua, para ibu rumah tangga, keluarga sampai ke pasangan-pasangan muda. Beberapa pelanggan pria dan wanita menghabiskan waktu malam disini dan tertidur di lantai bersama pelanggan lainnya. Namun tentu saja, kamar mandi disini tetap terpisah untuk laki-laki dan perempuan.


2. Ondol
Ondol (dalam bahasa Korea ditulis??) adalah sistem pemanas tradisional Korea yang menggunakan batu besar yang ditempatkan di bawah lantai ruangan kemudian dialiri dengan udara panas yang bersirkulasi sehingga lantai ruangan tersebut terasa hangat. Sistem pemanas unik ini sudah digunakan sejak kerajaan Goguryeo, kebiasaan ini juga berdampak pada budaya orang Korea yang lebih senang duduk dan tidur diatas lantai daripada menggunakan kursi atau tempat tidur. Semakin berkembangnya jaman maka sistem Ondol yang dulunya menggunakan batu diganti dengan pipa yang diletakkan di bawah lantai kemudian dialiri air panas yang kemudian bersikulasi dan menghangatkan ruangan tersebbut. Perusahaan konstruksi Korea bahkan sekarang menekspor sistem pemanas ini kebeberapa negara Asia.


3. Jeonse
Korea Selatan memiliki sistem penyewaan rumah maupun ruangan yang unik disebut dengan Jeonse (dalam bahasa Korea ditulis??). Daripada membayar sewa rumah dengan cara bulanan, dengan sistem jeonse si penyewa harus memberikan jumlah uang yang banyak untuk dijadikan deposit sang pemilik rumah. Bahkan jumlahnya terkadang mencapai 50 persen dari harga rumah yang disewanya untuk pemilik rumah. Kemudian si pemilik rumah mendepositokan uang tersebut ke bank, bisa juga menginvestasikan ke saham atau apapun yang ingin dia inginkan. Si penyewa akan menerima kembali uang yang didepositkan tersebut secara utuh setelah kontrak sewa rumah berakhir. Sistem ini sangat populer ketika suku bunga bank sangat tinggi dan si pemilik rumah tak perlu susah-susah dan khawatir tidak dibayar saat menagih uang sewa bulanan kepada si penyewa.


4. Bisnis Les Privat di Korea Selatan berkembang pesat
Ketika di negara lain masyarakatnya sibuk untuk memberikan les tambahan kepada anak-anaknya agar mendapatkan nilai yang tinggi, di Korea Selatan menghadirkan les privat dan les tambahan yang tidak hanya sebatas les pelajaran umum seperti les bahasa inggris, matematika, biola maupun alat musik lainnya. Korea Selatan mengembangkan les tambahan seperti les pelajaran filosofi, les berdongeng/bercerita, les debat, les catur dan les menggambar. Para orang tua bisa mengarahkan anak-anaknya ke berbagai kegemaran tinggal mencocokkan dengan hobi sang anak. Konon bisnis les privat sendiri di Korea totalnya bernilai lebih dari 20 miliar won.


5. Kimchi – makanan wajib orang korea
Kimchi adalah makanan yang terbuat dari potongan kubis yang difermentasikan dengan saus cabe merah. Rasa yang ditimbulkan dari hasil fermentasi adalah pedas dan agak kecut. Orang Korea sangat menyukai makanan ini dan merupakan makanan wajib yang harus selalu ada ketika menikmati makanan mereka. Selain itu juga kimchi digunakan sebagai komposisi berbagai masakan Korea. Selain sebagai makanan khas, ternyata kimchi mengandung makna simbolis yakni kuat, memiliki khas dan menantang. Rasanya yang tidak biasa terkadang masih belum bisa dinikmati di lidah orang asing, namun ketika sudah terbiasa mungkin si penyicip dapat merasakan filosofis tersendiri dibalik kimchi.


6. Tradisi ulang tahun pertama anak
Seperti tradisi adat jawa turun tanah (tedaks sinten), ketika si anak masih dibawah satu tahun diarahkan untuk memilih barang yang mencerminkan apa yang akan dijalankan anaknya kelak, ternyata di Korea Selatan terdapat pula kebiasaan demikian. Biasanya kegiatan ini diperuntukkan ke anak yang berumur satu tahun. Di atas meja diletakkan uang, benang, beras, dan pensil. Ketika anak memilih uang berarti akan memiliki rejeki yang melimpah, memilih benang akan mempunyai umur yang panjang, memilih beras maka berarti si anak tidak akan kekurangan makanan selama hidupnya dan jika memilih pensil maka akan menjadi anak yang cerdas dikemudian hari.



Cre: HERE via avrilend
Reshare by maiia@koreanchingu


TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

Kamis, 17 Mei 2012

[INFO] Budaya Populer Korea: Piggyback Rides

Kali ini kita akan membahas piggyback ride. Sebelumnya, kita intermeso dulu dengan pertanyaan kenapa orang2 korea dalam drama selalu mengeluarkan baterai hp mereka ketika tidak ingin menerima panggilan? Bukan, jawabannya bukan karena hp mereka belum canggih, makanya ga ada tombol reject ataupun off (sekedar info, hpku Samsung dan setipe dgn hp anycall haptic, jadi yah pasti tau lah klu ga harus ampe ngeluarin baterai biar ga dihubungin org -.-’). Jawaban simpelnya adalah adegan ini akan memperlihatkan acting yg lebih dramatis dibandingkan menekan tombol off!!! (I got the answer from dramabeans…jadi lebih percaya ama jawaban ini dibandingkan jawaban ngaco yg dikasih ama beberapa blog yg membahas kebiasaan orang korea….^^)

Oke, sekian intermesonya, kita balik lagi ke artikel yang akan dibahas. Untuk memulai artikel ini, kita akan memulai dengan beberapa hal yang melekat tentang orang korea, yaitu: 1) kebiasaan minum dan 2) skinship.

Orang korea seperti versi timurnya dari orang Irlandia. Mereka minum. BANYAK. Jadi, tidak berlebihan bila kita melihat karakter di dalam drama yang tertekan secara sosial akan minum, atau menghabiskan berbotol2 soju untuk sekali makan, terlebih setelah dicampakkan, dipecat, diremehkan, ataupun diinjak2 seperti kita lihat dalam kehidupan kdrama.

Dapat dikatakan , hal ini tentu saja hanya terjadi dalam drama ketika kita melihat karakter yang sampai pingsan karena minum sepanjang waktu. Jika orang normal melakukan ini setiap hari, ibu mereka akan mengatakan satu atau dua hal untuk menasehati mereka.

“Skinship” adalah kata Korea-Inggris (digunakan di Korea, tidak di Amerika) yang berarti tingkat keintiman secara fisik, atau lebih sederhananya sentuhan. Skinship dapat berkisar dari berpegangan tangan sampai berciuman, melakukan seks, dan orang menggunakannya sehari-hari untuk bertanya sejauh apa hubungan yang telah dilakukan. Contoh: A: “Aku pergi kencan semalam.” B: “Apakah ada skinship?” A: “Hanya PG-13.” (kepanjangan dari parental guide, usia 13…mmm lbih jelasnya silahkan tanya ama yg suka baca ff, mereka pasti lebih ngerti, kekekeke).

Skinship memiliki nama sendiri justru karena ini merupakan sesuatu yang perlu untuk diberikan nama tersendiri. Sentuhan, antar orang dewasa maupun hal yang bersifat romantis, merupakan hal yang penting. Bukan berarti orang Korea benar-benar pemalu. Hanya secara kultur, orang Korea sangat menyadari batas-batas, kesopanan, dan adat istiadat. Orang2 tidak saling berciuman pipi, misalnya. Ini hanya masalah perbedaan budaya. Hasilnya adalah sentuhan berarti ada sesuatu. (yah di Indonesia juga cewek-cowok ga asal cipika cipiki sana sini lah, kcuali untuk lingkungan yg memang mmm sudah mengikuti gaya barat sih ya….)

Piggyback yang paling umum dalam drama adalah skenario klasik aku-terlalu-mabuk-jadi-maukah-kamu-menjadi-ksatriaku-yang-bersinar-dan-membawaku-ke-rumah. Setiap drama memilikinya, dan setiap pahlawan dalam drama komedi romantis memperoleh hasilnya dengan cara ini. Bisakah kamu bayangkan syuting si pahlawan drama itu? Membawa aktris seberat 45 kg di punggungmu selama dua jam! Kemudian tarik pergelangan tangannya! Latih ciumanmu! (Kekekeke, jadi inget behind the scene changmin pas banjun drama unforgettable love, bawa2 cewek di punggungnya, trus dia keliatan capek gitu, hahaha kasian bener :p)

Jika piggyback terjadi di awal hubungan, maka hampir selalu ada adegan minum2 di dalamnya. Jika salah satu pihak mabuk dan tidak sadar, maka orang lainnya tidak merangkulnya melainkan dia akan memperlihatkan sikap gentlemannya dan menjadi seorang pahlawan. Yap, benar… Tidak ada pelecehan seksual dengan memegang pantat atau apa, benar2 bersikap layaknya seorang pria *aihhh, so sweet~~~~ hehehehe.

Piggyback, pada dasarnya merupakan salah satu alasan untuk melakukan skinship, tapi jenis yang paling aman. Kenapa begitu? Karena dilakukan dengan sikap gentle dan memperlihatkan kekuatan seorang pria, sehingga memperoleh nilai ekstra untuk membuat wanita jatuh hati dan berpikir kenapa pacar saya tidak bisa melakukannya?

Dalam kenyataannya, drama perlu alasan untuk kedekatan fisik. Terutama jika karakter yang ada masih dalam Tahap Kamu-Menyebalkan, seperti dalam drama My Name is Kim Sam-soon di atas. Jadi minum ditambah piggyback ride cukup untuk memaksa karakter untuk melewati satu tingkatan skinship. Ini adalah metode mencoba dan menginduksi, terutama jika karakter dalam drama masih saling membenci satu sama lain.

Di luar minum2 dan alasan untuk skinship, piggybacks adalah istilah yang digunakan untuk hubungan seorang gadis kecil dengan ayahnya. Bukan dalam artian yang menjijikan. Jangan berpikir bahwa fiksi dalam sebuah masyarakat patrial tidak mencerminkan nilai-nilai yang dianggap benar dalam budaya itu.

Piggyback ride pada dasarnya untuk mengandaikan wanita dengan gadis kecil, dan mengandaikan pria dengan ayah. Dalam Personal Taste, Gain membuat perbandingan langsung antara punggung Jinho dan ayahnya, dan sepanjang drama Jinho membawa Gain sebagai pengganti ayahnya. Dalam drama, piggyback ride adalah istilah untuk semua hal di atas. Ini seperti membuat si pahlawan terlihat nyaman untuk dijadikan tempat bersandar, dapat dipercaya dan juga dapat diandalkan… seperti seorang ayah.

Dalam beberapa drama, terutama seperti Coffee Prince di mana peran gender yang difokuskan, adegan dapat dibalik. Han-kyul adalah peminum kelas ringan dan Eun-chan memberikan piggyback kepadanya sepanjang jalan.

Tapi begitu Eun-chan kembali memperlihatkan jati dirinya sebagai seorang wanita, tentunya peran gender langsung kembali ke asalnya.

Apakah kamu melihat piggyback ride sebagai khayalan atau plot jahat untuk mengambil alih dunia, itu terserah kamu melihatnya dari pandangan apa. Tapi, sepertinya piggyback digunakan dalam drama untuk memperlihatkan gesture yang sebenarnya sederhana, tetapi terlihat romantis dan diasosiasikan dengan kehangatan seorang ayah. Adegan ini seperti mengatakan kepada penonton drama bahwa ini merupakan suatu bentuk kepedulian, manis, sekaligus pria yang hangat. Piggyback melakukannya, dengan beberapa skinship. ^^



source: dramabeans
trans indo: sashalicia | Reshare by 周Lin~진기 @ koreanchingu


TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

[Intermezzo] Kebudayaan masyarakat Korea dalam berkencan

Halo Haebaragi… Hari sabtu saatnya Intermezzo, Kali ini KI ingin membahas tentang bagaimana Kebudayaan masyarakat Korea dalam berkencan, semoga infonya bermanfaat.

Selamat membaca^^

1. Apa yang harus dilakukan dan Apa yang tidak
Di Korea, Para pria wajib membayar segalanya ketika berkencan. Dan mereka juga diharapkan untuk membawa tas perempuan. Hal tersebut adalah pemandangan yang sangat umum untuk melihat para pria Korea membawa tas pacar mereka ‘di mal, sekolah, jalan, kereta bawah tanah dan tempat-tempat umum lainnya.

Seorang gadis Korea juga membawa serta teman dekat sebagai pendamping ketika mulai berkencan dengan seorang pria baru. Hal tersebut juga sama ketika mereka pergi secara berkelompok.

Pasangan itu harus bijaksana dan ramah kepada teman-teman yang mendampingi mereka. Selama tahap ini, jika hubungan mereka semakin berkembang, mereka tidak boleh menunjukkan rasa kasih sayang mereka dengan- berciuman dan berpegangan tangan karena hal tersebut masih dianggap tabu.


2. Tahap Berkencan
Kencan dapat dimulai ketika SMA. Namun, ciuman pertama pada umumnya terjadi di perguruan tinggi.

Kencan dengan bersikap ramah adalah titik awal dari sebuah hubungan. Biasanya para Pasangan dapat bermain game di ruangan PC (kebanyakan untuk remaja dan dewasa muda), menonton film, makan malam, minum di bar dan bernyanyi di karaoke.

Seiring waktu berlalu, para pasangan tersebut bisa keluar tanpa teman. Mereka dapat berpegangan tangan di depan umum. Hal ini juga normal untuk melihat mereka mengenakan pakaian yang sama (Couple T-Shirt) untuk menunjukkan kasih sayang dan kedekatan mereka.


3. Konservatif Budaya
Tidak seperti di negara lain, sangat langka untuk melihat para pasangan remaja berkencan klub malam Korea. Bagi mereka yang sudah menjalin suatu hubungan, menjadi lebih dekat memerlukan hubungan jangka panjang bersama-sama setidaknya satu tahun.

Berpegangan tangan didepan umum biasanya diterima ketika mereka sudah menjalin hubungan jangka panjang, gerak tubuh dan ekspresi lain dari kedekatan fisik seperti berciuman di depan umum secara tradisional tidak dapat diterima.

Hal ini juga tidak umum untuk berbicara secara terbuka tentang seks selama percakapan biasa. Secara tradisional, warga Korea tidak akan masuk rumah pacar mereka sampai mereka ingin menikah.


4. Kencan Buta
Kencan buta sangat umum di Korea. Coffee Shop dan berbagai tempat makan biasanya menjadi tempat untuk kencan buta. Orangtua biasanya mengatur usia anaknya untuk menikah.

Perjodohan masih dipraktekkan di Korea, terutama dalam keluarga yang masih sangat tradisional. Jadi, ketika orang tua telah menemukan seseorang untuk menyuruh anaknya berkencan, ini biasanya menunjukkan bahwa pernikahan pasti akan terjadi.

Para orang Korea biasanya mendapatkan pasangan berkencan melalui teman, kolega, atasan, dan tentu saja, orang tua dan kerabat.


5. Interaksi Dalam Berkencan
Di tengah modernitas Korea dan kemajuan di berbagai bidang, prospek tradisional Korea tentang kencan dan pernikahan antar-ras masih merupakan hal yang tidak biasa.

Dengan akar budaya yang kuat dan patriotik, orang tua mendorong anak-anak mereka untuk menikah dengan orang Korea.

Bahkan sekarang, jika menikah dengan orang asing maka akan sering dibenci oleh masyarakat. Anak dari Korea dan orang asing dapat diganggu di sekolah karena bukan merupakan Korea murni.

Mereka yang berkencan dengan orang asing dapat sering terkena gosip. Sementara sekarang masih secara pelan-pelan berubah, budaya tradisional masih sangat diikuti oleh banyak orang Korea.




Source : ehow.com
Indotrans : kidihae@Koreanindo

TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

[INFO] Tradisi Unik Hari Valentine di Korea & Jepang

Jika pada perayaan Valentine para pria memberikan coklat kepada pasangannnya sebagai ungkapan kasih sayang, namun di Jepang dan Korea justru kebalikannya.

Di hari Valentine tersebut justru para wanita yang memberi hadiah berupa cokelat atau permen kepada para pria. Ada dua jenis cokelat yang di berikan sebagai hadiah yaitu 'honmei-choko' dan 'giri-choko'.

Honmei-choko berarti "true love chocolate", diberikan pada pria yang menjadi pujaan hati wanita. Sedangkan giri-choko berarti 'obligation chocolate', yang diberikan pada teman-teman pria atu rekan kerja yang tak memiliki hubungan romansa. Di dua negara ini, Valentine diperingati dua kali yaitu 14 Februari dan 14 Maret.

Pada 14 Februari, para wanita biasanya akan memberi honmei-choko dan giri-choko kepada para pria pasangan mereka atau pujaan hati mereka. Biasanya cokelat yang diberikan tersebut merupakan hasil buatan sendiri untuk mengekspresikan perasaan dan keteguhan hati mereka kepada pasangan terkasih.

Selanjutnya pada tanggal 14 Maret merupakan waktunya bagi para pria untuk mengembalikan hadiah yang diberikan. Giri-choko bisa dikembalikan sesuai bentuk aslinya, namun honmei-choko harus dikembalikan dengan harga berkali-kali lipat dari aslinya. Biasanya para pria Jepang mengembalikan honmei-choko dalam bentuk perhiasan, lingerie, atau beberapa kado romantis lainnya.

Di Jepang tanggal 14 Maret dijuluki sebagai White Day, julukan ini terlahir oleh sebuah perusahaan marshmallow Jepang yang memperkenalkan tradisi pengembalian hadiah Valentine mulai tahun 1960-an. Di Korea, White Day dimanfaatkan oleh para pria untuk mengungkapkan perasaan pada wanita yang dicintainya.



Posted by Yudhistira "brontoc.blogspot.com" 

TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

[INFO] Rahasia Romantis di Balik Tanggal 14 di Korea

14 Januari – Diary Day
Di hari ini, para pasangan kekasih akan saling memberikan diary atau buku agenda tahunan dan nantinya akan dipakai mencatat kejadian2 romantis selama setahun antara mereka berdua…

14 Februari – Valentine’s Day
Berbeda dengan budaya hari Valentine di negara-negara Barat, di Korea, pada hari Valentine adalah saatnya para gadis memberikan coklat pada pria yg mereka sukai atau taksir atau gebet selama ini dan menyatakan perasaan cinta mereka. Hidup Emansipasi Wanita !!!

14 Maret – White Day
Nah, kalau ini masih merupakan kelanjutan tgl 14 Februari. Setelah para gadis atau wanita yg memberi coklat dan menyatakan cinta, tgl 14 Maret gantian para pria yg memberikan coklat atau bunga atau boneka lucu atau kado spesial apapun kepada wanita yg mereka cintai. Dan biasanya ini disebut hari menjawab cinta yg dinyatakan oleh para gadis sebulan sebelumnya.

14 April – Black Day
Nah, kalau 14 Maret adalah hari yg menyenangkan bagi para wanita, tidak begitu dgn tgl 14 April. Artinya, jika mereka yg nembak si cowok tgl 14 Februari lalu dan tidak mendapat jawaban pada hari itu, maka mereka akan merayakan hari buruk tsb sebulan setelahnya, ya tgl 14 April ini. Tidak hanya mereka yg cintanya ditolak yg merayakan hari ini, tapi semua jomblowan dan jomblowati merayakan hari ini. Biasanya, mereka akan ‘merayakannya’ dengan makan jjangmyun a.k.a sup mi hitam atau makanan2 lain berwarna hitam.

14 Mei – Rose Day atau Yellow Day
Pasangan2 kekasih bertukar mawar dan mereka yg masih jomblo akan ngumpul bareng dan makan kari bersama untuk ‘merayakan’ kebersamaan mereka sebagai jomblo (bahasa kita JOJOBA aka jomblo2 bahagia gitu deh) Dan, biasanya, mereka akan memakai baju2 berwarna kuning, ya sesuai nama harinya, Yellow Day.

14 Juni – Kiss Day
MWO ???!!! Jangan jantungan ya Chingu… Sesuai namanya, pada hari ini, para pasangan kekasih jalan bersama dan diakhiri dengan menyatakan cinta pada pasangan mereka dan mereka pun berciuman dengan amat mesra. Aih, anak2 di bawah umur pasti pada dikunciin di rumah ama ibunya deh tgl 14 Juni ini.

14 Juli – Silver Day
Nah, para pasangan akan bahagia banget pada 14 Juli. Karena mereka bisa dengan bebasnya meminta teman2 mereka mentraktir pasangan ini untuk berkencan. Maksudnya, kencan pasangan2 pada Silver Day ini dari makan, nonton atau apapun yg akan dilakukan saat kencan itu akan dibayari oleh teman2 mereka. Duh, seneng amat ya… Kok, ya temen2nya baik banget mau ngebayarin pasangan temennya ini… Dan karena namanya Silver Day, para pasangan akan bertukar hadiah yg terbuat dari perak dan akan mengumumkan kepada teman2 mereka kalau mereka pacaran.

14 Agustus – Green Day
Bukan… ini bukan hari perayaan band Amerika, Green Day. Tapi, pada hari ini, para pasangan akan jalan2 dengan pakaian berwarna hijau dan berkencan ke taman-taman kota atau mungkin yg ekstrem jalan2 ke hutan belantara. kekeke… Selain itu, mereka akan minum soju atau arak beras berama dan bersenang-senang.

14 September 0 Photo and Music Day
Ayo tebak…. Apakah yg akan terjadi pada para pasangan di hari ini ??? Yup, para pasangan kekasih akan berfoto bersama, biasanya dengan kamera yg fotonya langsung jadi itu (instant camera) atau berfoto di photobox. Biasanya, akan dipilih tempat2 spesial yg bermakna dalam hubungan mereka. Dan pada sore harinya, bersama dengan teman-temannya, mereka pergi ke noraebang atau tempat karaoke atau klub malam untuk bersenang-senang.

14 Oktober – Wine Day
Pada hari ini, pasangan kekasih akan berkencan dan sambil makan malam dan minum wine bersama.

14 Nopember – Movie Day and Orange Day
Para Pasangan akan pergi ke bioskop untuk menonton film yg spesial bersama dan akan memakai baju berwarna oranye.

14 Desember – Hug Day
Yup, dari namanya, pasti Chingu dah ngerti dong. Jadi, di Hug Day ini, para pasangan akan berpelukan. Tidak hanya para pasangan, tapi juga kita bisa memeluk orang2 yg kita ayangi lainnya, orang tua, keluarga, saudara, teman dan siapa saja. Dan biasanya akan ada beberapa seleb yg akan mengadakan Hug Day ini dengan memberi fanservice memeluk mereka. Selain untuk mengungkapkan rasa cinta dan sayang, Hug Day ini juga untuk saling menghangatkan di hari2 musim dingin yg amat dingin.

EXTRA :

24 Oktober – Apple Day
Selain Black Day, Apple Day adalah hari romantis yg sedih. Jadi, di Apple Day ini, biasanya para pasangan yg melakukan kesalahan akan meminta maaf pada pasangannya sambil memberikan sebuah apel sebagai tanda minta maaf. Tidak hanya pasangan kekasih sih, bisa juga pada keluarga, saudara, teman, guru, dan siapapun orang yg pernah jadi korban kesalahan kita.

11 Nopember – Pepero Day
Pepero itu adalah biskuit panjang (lihat foto bawah) yg nanti kalo makan dicelupin ke sirup coklat. Pepero sendiri diproduksi Lotte Confectionery di Korea Selatan sejak 1983. Produk ini diinspirasi oleh sebuah produk di Jepang bernama Pocky yg diproduksiGlico. Nah, sejak 2007, Pepero dijual dalam 10 raa berbeda, ada rasa coklat, stroberi, coklat almond, isi coklat, isi keju lemon, cocoa, krim lembut, keju, Topic, dan produk klasik bernama “Woman in White” dan “Man in Black”


Nah, Pepero Day sendiri adalah hari yg mirip hari Valentine, tapi bedanya diadakan tgl 11 Nopember, atau dikenal juga 11.11 Day. Kenapa dipilih hari itu ??? Karena dalam satu bungkus Pepero ada 4 stick biskuit, jadi keempat angka itu menggambarkan isinya, dan kenapa angka 1 ??? Karena bentuk Pepero yg seperti angka satu.


Pepero Day itu termasuk hari libur loh, dan dirayakan oleh kebanyakan generasi muda dan pasangan2 kekasih dengan bertukar snack Pepero, permen atau kado romantis.


Tapi, pihak Lotte menolak kalau mereka lah yg menentukan munculnya hari libur itu, namun mereka mengatakan kalau pada tanggal itu penjualan mereka meningkat dan akhirnya melanjutkannya dengan penjualan bungkusan edisi khusus pada 11 Nopember tiap tahunnya. Dan biasanya, pada tgl ini penjualan Pepero meningkat 55 %.


Beberapa pihak lain tidak menyetujui hari libur ini. Alasan utamanya adlaah dari para guru, karena menurut mereka kalau makan Pepero bisa membuat timbulnya obesitas. Dan banyak pihak lebih menyarankan Garaetteok Day , yaitu merupakan salah satu tipe makanan kue beras yg dibuat dari tepung beras yg kebanyakan dipakai adalah yg tepung yg tidak lengket, lalu dibentuk panjang2 dan dikukus






Sumber: syennilinggar.wordpress.com

TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

[INFO] Hari Valentine di Korea!



Meskipun hari Valentine di setiap negara jatuh pada 14 Februari, namun perayaannya tentu berbeda-beda.


Nah, bagaimana orang Korea merayakan Valentine’s Day? Langsung liat aja yuks ^^

Orang-orang Korea senang sekali dengan yang namanya perayaan, termasuk Valentine’s Day. Di hari ini, biasanya para wanita memberikan cokelat kepada para pria. Ada dua jenis cokelat yang biasanya diberikan oleh cewek-cewek di Korea.

Yang pertama, ‘cokelat toko’. Cokelat ini dibeli di toko atau di mall yang menjual berbagai pernak-pernik khas Valentine. Karena ini adalah cokelat buatan toko yang jumlahnya banyak dan dibeli oleh banyak orang pula, orang yang diberikan cokelat ini pun biasanya adalah orang-orang dekat tapi yang tidak memiliki tempat terlalu spesial di hati. Misalnya, sahabat cowok, adik cowok, sepupu atau tetangga.

Jenis cokelat kedua, yaitu cokelat yang lebih spesial daripada cokelat pertama. Cokelat ini bisa saja dibeli di toko, tapi tentunya cokelat yang bentuknya unik, pesanan khusus atau edisi terbatas yang tidak bisa dibeli oleh semua orang. Kadang cewek-cewek Korea lebih memilih membuat sendiri cokelat yang akan mereka berikan. Biasanya penerima cokelat jenis ini adalah pacar atau gebetan sang cewek.

Buat para cowok, biasanya mereka memberikan permen atau cokelat butir ke ceweknya. Atau ke sahabat cewek mereka yang mereka sayangi. Tapi buat gebetan ceweknya, jarang sekali cowok Korea memberikan cokelat seperti yang biasa cewek-cewek lakukan. Biasanya buat sang gebetan mereka akan memberikan seikat bunga favorit si cewek dan menembaknya! Nggak hanya bunga, cowok juga akan memberikan hadiah lainnya, bisa berupa boneka teddy bear, cincin, gelang atau kalung yang ada ukiran inisial nama mereka berdua.

Tapi cowok nggak akan benar-benar memberikan ‘hadiah tambahan’ itu kalau mereka nggak benar-benar yakin si cewek akan menerimanya sebagai pacarnya. Why?? Mungkin karena takut sia-sia hadiahnya kali ya ^^

Jadi bisa disimpulkan bahwa tanggal 14 Februari di Korea adalah hari mengungkapkan kasih sayang buat orang-orang di sekitar mereka. Hanya saja, para cowok mendapat tempat lebih spesial di hari ini karena mereka berharap-harap cemas menunggu apakah di loker atau di laci meja mereka akan ada bungkusan cantik berisi cokelat dari para penggemar? Ssst, nggak jarang lho pasangan Korea yang akhirnya jadian di hari Valentine.

Buat para pasangan yang sudah resmi pacaran, biasanya mereka akan merayakannya di kafe, restoran, nonton film, atau ke tempat kenangan di mana mereka jadian dulu. Dan karena ini hari Valentine, banyak diskon yang bisa dinikmati para pasangan. Contohnya beli satu dapat dua tiket nonton film di bioskop dan masih banyak hal lainnya lagi. Para remaja di Korea juga biasanya memakai kaos pasangan untuk menunjukkan bahwa mereka sudah pacaran. Biar semua orang tahu kalau mereka pacaran, atau bisa juga biar dapat diskon pasangan pas nonton film ya hehehehe 

Buat yang belum punya pacar bagaimana? Jangan khawatir karena di Korea pun para sahabat juga merayakannya. Biasanya remaja di Korea berkumpul di suatu tempat dan merayakan kesendirian mereka bersama para sahabat dengan kegiatan yang seru, atau bahkan ikutan Valentine’s Blind Date! Hehehehe..

Bagaimana dengan para idola Kpop? Mereka pun ikut merayakannya, hanya saja mungkin tidak bisa seleluasa orang biasa. Biasanya beberapa hari atau bahkan pas hari H-nya mereka sibuk syuting acara spesial Valentine’s Day. Kalau mereka punya waktu luang, idola yang punya pacar akan merayakannya dengan makan malam spesial dan tentunya rahasia dengan sang pacar.

Para idola, baik yang punya pacar atau masih jomblo, pastinya nggak melupakan keluarga, teman dan fans mereka. Untuk keluarga dan teman terdekat, mereka akan membelikan hadiah spesial yang disukai seperti cokelat, bunga dan pernak-pernik lucu lainnya. Sedangkan untuk fans, biasanya mereka akan mengucapkan “Happy Valentine’s Day” di akun jejaring sosial mereka. Fans pun tentunya akan membanjiri sang idola dengan hadiah spesial Valentine buatnya.




Source: Various (i_live_in_korea, sendmetokorea, wikipedia, life in korea box)
Recomposed by: dearmarintan for hallyucafe.wordpress.com
credit: yeppopo


TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

Jumat, 11 Mei 2012

[KOREAN FOOD] Yukpo


Saat ini masakan Korea sudah terkenal di seluruh dunia dan makin lama makin banyak penggemar makanan Korea. Kadang-kadang mereka lebih tahu tentang makanan Korea dan menyukai makanan yang tidak begitu terkenal dan asing bagi masyarakat Korea sendiri. Beberapa waktu lalu salah satu makanan dari daging mendapat perhatian dari masyarakat Korea maupun orang asing. Makanan ini merupakan daging kering, khususnya daging sapi dan bernama Yukpo. Makanan ini sebenarnya sudah ada sejak zaman kuno. Pada waktu itu tidak ada teknologi untuk menyimpan makanan dalam jangka waktu lama. Sehingga dengan cara mengeringkannya, daging bisa lama disimpan. Namun Yukpo atau daging yang dikeringkan itu hanya dimakan keluarga kalangan tinggi dan rakyat hanya mencicipinya pada hari istimewa saja, misalnya pada saat ada upacara perkawinan dan selamatan. 

Makanan mewah ini sering dihadiahkan kepada raja pada setiap kerajaan. Selain itu Yukpo selalu dipakai pada upacara pernikahan. Pada upacara perkawinan tradisional Korea ada satu acara yang disebut Febaek. Dalam acara ini sang pengantin perempuan bersalam-salaman dengan anggota keluarga sang pengantin pria. Untuk acara itu pengantin perempuan membawa bermacam-macam makanan dan salah satunya adalah Yukpo. Setiap makanan bawaan pengantin perempuan memiliki makna masing-msing. Misalnya, kurma Korea melambangkan kesuburan anak.

Yukpo atau daging yang dikeringkan itu memiliki arti, si pengantin perempuan akan menaati dan melayani mertuanya dengan baik. Tradisi Febaek ini masih diadakan pada zaman sekarang. Setelah upacara pernikahan dengan bergaya Barat pasangan pengantin baru mengganti baju tradisional dan melakukan Febaek dengan cara tradisional. Di samping itu Yukpo sekarang ini disukai masyarakat Korea sebagai teman minuman keras dan makanan ringan saat mereka ingin ngemil. Karena terbuat dari daging asli yang dikeringkan, Yukpo memiliki gizi lengkap jadi cocok juga untuk anak-anak yang sedang tumbuh.

Bahan-bahan:
- 300g daging sapi, bagian yang tidak berlemak
- 5 sdm sari buah pear
- 1 sdm kecap asin
- 1/2 sdm madu
- sedikit garam dan lada

Cara membuat
1. Potong tipis daging sapi, dengan ukuran rata-rata 3 atau 4 mm
2. Rendamlah daging sapi dalam sari buah pear selama rata-rata 2 jam.
3. Campurkan semua bumbu-bumbu
4. Letakkan daging pada piring lalu olesinya dengan campuran bumbu
5. Keringkan daging dalam oven dengan suhu 70 derajat selama 2 jam
6. Setelah membaliknya, lalu keringkan lagi dalam kondisi yang sama selama 1 jam
7. Sajikan

Pada zaman dahulu saat tidak ada oven, daging yang dibumbui itu dikeringkan di luar berhari-hari. Lalu dimakan setelah dibakar dengan diolesi minyak wijen sebelum dimakan. Makanan Yukpo ini bisa memberi rasa yang istimewa kepada anda. Kalau ada sisa Yukpo anda boleh menyimpannya dalam kulkas lalu dibakar atau dipanggang sebelum dimakan.




Credit : KBS World
Post : Ryma

TAKE IT OUT WITH FULL CREDITS!!!

Faith

Faith
New Drama of Lee Min Ho